Ketika Hujan Berkepanjangan maka Banjir pun Datang

Nampaknya kali ini musim hujan datang lebih dahulu. Atau seperti yang diprakirakan BMKG adalah musim kemarau basah.
Ilustrasi banjir di Exit Tol Cibatu Cikarang
Ilustrasi banjir di Exit Tol Cibatu Cikarang beberapa waktu lalu.
Foto : @TMCPoldaMetro
Sebenarnya secara faktual seperti musim hujan. Tandanya udah keliatan, dari mulai mendung seharian dan turunnya hujan pembukaan yang disertai petir. Secara hitungan sederhana, bulan-bulan yang diakhiri -ber, biasanya sudah mulai musim hujan.

Barusan pun hujan agak besar sudah mulai turun. Tentunya semua warga bersyukur, karena keluhan-keluhan di awal tulisan nampaknya akan segera berakhir, digantikan dengan kesegaran dan terpenuhinya persediaan air.

Tetapi apa yang terjadi setelah hujan (agak) besar selama kurang dari 2 jam ? Nampak genangan di mana-mana. Penyebabnya hal yang menurut saya sangat sepele, run off yang meningkat. Run off yang meningkat ini disebabkan karena rendahnya daya meresapkan tanah. Ditambah lagi saluran drainase gagal menunaikan tugasnya.

Saluran drainase, menurut bahasa artinya untuk mengeringkan, karena kata dasarnya adalah drain. Jadi apabila tidak dapat mengalirkan air, makan gagal lah sistem drainase-nya. Secara hitungan teknis, sebenarnya saya yakin harusnya drainase masih berfungsi dengan baik paling tidak selama beberapa tahun, mungkin sampai 20 tahun. Karena saya yakin perhitungan perkiraaan debit airnya dalam kisaran tahun tertentu.

Hambatan yang terjadi umumnya disebabkan oleh sampah yang menumpuk di saluran drainase. Saya yakin seyakin-yakinnya kalo warga-lah yang membuang sampah ke saluran drainase, atau paling tidak sampah dibuang sembarangan sehingga ketika hujan, akan hanyut ke saluran drainase.

Yang kedua, mungkin karena adanya sedimentasi. Sedimentasi ini pun selain yang alami ada juga yang buatan manusia. Saya sering melihat warga yang membuang tanah atau sejenisnya ke saluran. Akhirnya saluran pun mampet juga.

Yang ketiga, biasanya saluran ditumbuhi gulma. Sebenarnya gulma tidak terlalu menghambat aliran air. Tetapi hanya merusak keindahan saja. Mungkin karena adanya gulma, kemungkinan sampah akan nyangkut dan menumpuk bisa juga terjadi.

Nah, melihat penyebab yang barusan, kira-kira kalo banjir harus menyalahkan siapa ? Apa menyalahkan instansi yang melakukan pemeliharaan saluran drainase ? Tentunya enggak fair dong ya ... Silahkan saja rasakan sendiri, kira-kira apa yang harus diperbaiki.

Intinya, mari kita sama-sama menjaga saluran drainase. Menjaga agar drainase dapat menjalankan tugasnya mengalirkan air limpasan. Tentunya dengan tidak menjadikannya tempat sampah atau tempat membuang tanah atau sejenisnya. Selain itu, mari kita bangkitkan lagi gotong royong membersihkan saluran drainase dari gulma.

Dengan upaya-upaya itu, semoga meskipun curah hujan lumayan tinggi, tidak terjadi banjir ya ....
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Ketika Hujan Berkepanjangan maka Banjir pun Datang"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Terkait :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini