Mengenal Hypothermia, Pembunuh Pendaki Nomor 1

Hampir semua pendaki pasti mengetahui apa itu hypothermia atau hipotermia. Ya, banyak sekali pendaki yang menjadi korban karena hypothermia. Posting di facebook Ardi Andono dapat dijadikan tambahan pengetahuan untuk mengenal hypothermia.
Leaflet tentang hypothermia.
Leaflet tentang hypothermia. Sumber : TNGP.
Hypothermia adalah pengaruh kerusakan pada tubuh manusia akibat udara dingin. Hal ini berarti kehilangan panas lebih cepat terjadi daripada panas yang dihasilkan tubuh. Pada suhu yang sangat dingin seseorang akan mengalami matirasa, sehingga mengabaikan tugas-tugas utamanya atau membutuhkan waktu dan upaya yang lebih lama untuk menyelesaikannya.

Penyebab Hypothermia :
  • Peredaran darah dan/atau penyekatan (insulation) suhu dingin yang tidak mencukupi sehingga kehilangan panas tubuh lebih cepat terjadi daripada panas yang dihasilkan tubuh.
  • Terkena udara dingin dengan suhu dibawah titik beku. Sehingga kemung-kinan bisa terjadi dalam waktu yang bersamaan Hypothermia dan Frostbite.
  • Terbenam dalam air dingin (Cold Water Immersion), keadaan-keadaan dingin yang basah, atau akibat angin dingin.
  • Kelelahan jasmani dan makan tidak cukup makanan bergizi, kemungkinan juga memperbesar risiko terjadinya Hypothermia.
  • Minum minuman yang mengandung alkohol dalam jumlah banyak dalam suatu lingkungan yang dingin sehingga menyebabkan tidak sadar da-pat juga mengakibatkan Hypothermia.
  • Hypothermia pada seluruh tubuh pada suhu dibawah 35 derajat C (95 derajat F) disebabkan terus menerus terkena suhu yang rendah atau suhu yang turun dengan cepat, keadaan yang lembab, salju atau es

Tanda-tanda/gejala-gejala :
  • Korban merasa kedinginan.
  • Korban berhenti menggigil.
  • Suhu bagian dalam tubuh korban ren-dah.
  • Kesadaran korban berubah-ubah.
  • Kemungkinan terjadi gerakan-gerakan yang tidak terkoordinir.
  • Karena suhu tubuh korban yang menurun, kemungkinan mengakibatkan shock dan koma.

Pertolongan pertama :

Hypothermia ringan (Mild Hypothermia) :
  1. Menghangatkan kembali (re-warming) tubuh korban, jangan sampai terlambat oleh karena tubuh korban tidak mampu menghasilkan panas tubuh sendiri.
  2. Usahakan tubuh korban tetap kering.
  3. Untuk korban yang sadar, berikan secara bertahap minuman hangat.
  4. Siapkan untuk mulai memberikan bantuan hidup dasar (Basic Life Support) bagi korban.
  5. Mintalah segera bantuan perawatan medis.

Hypothermia berat (Severe Hypo-thermia)
  1. Stabilkan suhu tubuh korban.
  2. Usahakan menghindari jangan sampai kehilangan panas tubuh korban.
  3. Urus korban dengan baik.
  4. Evakuasikan korban secepat mungkin ke fasilitas kesehatan (Rumah Sakit) yang terdekat.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Hypothermia, Pembunuh Pendaki Nomor 1"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini