Menikmati Keindahan Curug Gado Bangkong di Tasikmalaya yang Masih Perawan

Curug Gado Bangkong adalah sebuah destinasi wisata alam di Kabupaten Tasikmalaya yang masih alami. Alamat Curug Gado Bangkong berada di di Kampung Pasir Malang, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya. Koordinat Curug Gado Bangkong tepatnya berada pada titik S7.24893 E108.11258. Curug Gado Bangkong berada di lereng Gunung Galunggung dan memiliki ketinggian sekitar 70 m.
Curug Gado Bangkong di sela rerimbunan vegetasi
Curug Gado Bangkong di sela rerimbunan vegetasi
Arti Gado Bangkong kalau dalam Bahasa Indonesia adalah Dagu Katak. Sejujurnya saya bingung apa hubungannya antara curug ini dengan katak ?. Karena ketika saya berkeliling sekitar curug, tidak menemui apapun yang menyerupai katak. baik itu batu atau bentukan alam lainnya. Menurut penduduk setempat, konon nama ini diberikan karena adanya mitos yang menyebutkan adanya mahluk halus berwujud katak raksasa yang tinggal di sekitar lokasi air terjun.

Untuk mencapai Curug Gado Bangkong, rute yang dilewati sangat indah. Rute yang ditempuh akan melewati jalan yang berliku beraspal mulus, jalan beton, sampai ke jalan setapak di pinggir jurang. Pemandangan landsekap yang indah ini akan memanjakan para penggemar fotografi untuk hunting landscape.
View arah Gunung Galunggung di perjalanan sekitar Sukaratu
Landscape yang indah, pesawahan dengan  background Gunung Galunggung.
Selain pemandangan berupa pegunungan dan sawah, mata wisatawan yang berkunjung ke Curug Gado Bangkong juga akan menemui panorama yang indah berupa kebun sayuran. Selain kebun sayuran, juga ada terowongan menembus bekas jalur kereta api yang mengangkut pasir Gunung Galunggung.
Kebun hortikultur di lereng bukit dengan background Kota Tasikmalaya
Kebun hortikultur di lereng bukit dengan background Kota Tasikmalaya.
Terowongan dari arah jalan Kota Tasikmalaya, bekas rel KA angkutan pasir galunggung.
Terowongan dari arah jalan Kota Tasikmalaya,
bekas rel KA angkutan pasir galunggung.
Untuk menuju ke Curug Gado Bangkong, dari pertigaan Cisayong (S7.26673 E108.18647) berbelok menuju arah Barat, atau apabila dari Kota Tasikmalaya berbelok ke arah Barat juga di perempatan Mang Koko (S7.28821 E108.19493). Perjalanan dilanjutkan menuju jalan baru Ciawi-Singaparna (Cisinga) ke arah Kampung Cimala. Di perempatan Cimala (S7.26746 E108.14403) berbelok ke arah Barat. Ikuti terus jalan beton dari hasil PNPM.

Apabila menggunakan mobil, disarankan parkir di sekitar SMP Negeri 3 Sukaratu, karena kondisi jalan sempit hanya cukup untuk 1 mobil saja dan topografi yang curam. Sedangkan apabila menggunakan sepeda motor dapat sampai ke tempat parkir di dekat lokasi curug, tinggal jalan kaki kurang dari 100 m.
Jalan setapak menyusuri sawah, dengan jurang menganga di kiri jalan.
Jalan setapak menyusuri sawah, dengan jurang menganga di kiri jalan.
Kondisi jalan selewat sawah menuju curug cenderung jalan setapak dan dengan jurang (gawir) yang sangat dalam, mencapai 300 m di beberapa titik.
Gerbang masuk kampung curug
Gerbang masuk kampung curug
Setelah melewati gerbang ini jalan semakin sempit dan curam, tetapi pemandangan semakin indah.
Ini penampakan jurang di tepi jalan setapak.
Ini penampakan jurang di tepi jalan setapak.
Kebun hortikultur ditutup mulsa untuk mengurangi pencucian hara
Kebun hortikultur ditutup mulsa untuk mengurangi pencucian hara
Semakin ke atas jalan semakin sempit tetapi artinya sudah dekat ke lokasi curug. Diperlukan kehati-hatian dan konsentrasi karena salah jalan dikit aja masuk jurang. Waspada juga kemungkinan longsor dari lereng.
Jalan setapak menyusuri saluran air menjelang curug.
Jalan setapak menyusuri saluran air menjelang curug.
Longsoran di gawir seberang sungai Cimangpang
Perjalanan penuh perjuangan dan medan sulit, sepadan dengan keindahan pemandangan di sekitar Curug Gado Bangkong. Sebenarnya dari Curug Gado Bangkong ini berjarak sekitar 1 km masih ada curug lain, yaitu Curug Badak. Tetapi karena alasan faktor keamanan dan keselamatan, saya gak mungkin lanjut hehehe ... Sacara trekking sendirian, dengan membawa kamera full gear, takut ada rampok hahaha ....
Narsis di pinggir curug, tahan nafas ... biar perut kempes hahaha ....
Narsis di pinggir curug, tahan nafas ... biar perut kempes hahaha ....
Disarankan diantar pemuda setempat untuk menyusuri sekitar Curug Gado Bangkong, akan banyak spot menarik yang lebih tereksplorasi. Mereka lebih faham bahaya lingkungan sekitar. Bahaya yang mengancam yang sempat saya amati adalah :
-kemungkinan longsor
-kemungkinan banjir bandang
-kemungkinan diserang binatang buas, saya sempat melihat monyet liar, yang paling mungkin adalah ular berbisa.
-kemungkinan menghadapi halusinasi, biasakan berdoa dan hati-hati melangkah.

Ini foto-foto sekitar Curug Gado Bangkong. Masih ada 2 curug lagi di sekitar Gado Bangkong, yaitu Curug Badak dan Curug Gegebos.
Tempat parkir di Curug Gado Bangkong
Curug Gado Bangkong
Menyembul dari balik rimbunnya vegetasi
View lain curug Gado Bangkong
View lain curug Gado Bangkong
Tolong jaga ketertiban dan kebersihan Curug Gado Bangkong ya, biar tetap terjaga. Selamat menikmati keindahan Curug Gado Bangkong di Tasikmalaya yang masih perawan.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Menikmati Keindahan Curug Gado Bangkong di Tasikmalaya yang Masih Perawan"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Terkait :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini