(Ketika) Kembali Kerja di Kehutanan

Pada dasarnya memang seorang Rimbawan atau Forester itu kan harusnya kerja di hutan ya ?, atau di tempat kerja yang masih berhubungan dengan dunia kehutanan. Ya, meskipun memang sering terdengan istilah Rimbawan Salon alias Rimbawan tetapi kerjanya bukan di bidang kehutanan. Nah, begitu juga saya. pernah menjalani sebagai seorang Rimbawan Salon hehehe..., tapi bukan nyalon atau facial atau perawatan wajah di salon ya hehehe....
Foto Kantor Balai Pengelolaan Hutan Wilayah IV di Tasikmalaya.
(Calon) Kantor Balai Pengelolaan Hutan Wilayah IV di Tasikmalaya.

Memang sih sejak lulus dari Fakultas Kehutanan IPB, pengalaman kerja profesional memang bukan di dunia kehutanan. Meskipun sampai lulus kuliah pernah ngalamin juga kerja di bidang kehutanan sebagai asisten dosen untuk beberapa mata kuliah di IPB. Tetapi kan itu cuma sambilan dan bukan diaggap pekerjaan. Atau pernah juga kerja proyek diajak dosen di bidang kehutanan hehehe...

Semenjak masih kuliah atau malah jauh sebelum masuk kuliah di IPB sering sekali ada anggapan kalau kuliah di IPB itu banyak  yang bekerja di bank alias menjadi bankir. Nah, mungkin itulah cita-cita pertama setelah lulus dari IPB ingin sekali bekerja di bank. Gak salah kan ? hehehe...

Meskipun lulus telat (karena gak bisa lulus 4 tahun atau 8 semester) akhirnya lulus juga hehehe... Pas lulus pas ada penerimaan Officer Development Program (ODP) di Bank Bali. Singkat cerita akhirnya lulus lah tuh masuk ODP Bank Bali. Mungkin karena memang mungkin gak cocok kerja di bank atau alasan lain, akhirnya keluar dari Bank Bali.

Semua sepertinya serba kebetulan atau memang sudah diatur yang Maha Kuasa barangkali, sehingga akhirnya pas keluar dari Bank Bali pas ada penerimaan CPNS Departemen Kehutanan. Alhamdulillah lulus juga jadi CPNS di Departemen Kehutanan.

Penempatan pertama di Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Kehutanan Jawa Barat sebagai calon Teknisi Konservasi Tanah. Mungkin karena era-nya otonomi daerah, ternyata Kanwil Dephut dibubarkan dan menjadi pegawai daerah. Dan pengalaman sebagai pegawai pemda pertama di Kabupaten Sukabumi di Dinas Kehutanan dan Perkebunan, masih di kehutanan ya hehehe....

Karena berbagai alasan, akhirnya mengajukan alih tugas ke Kota Tasikmalaya. Nah, di sinilah petualangan dimulai. Meskipun sempat protes kenapa saya ditempatkan di luar kehutanan, tetap aja kerja di luar kehutanan.

Setelah lompat-lompat dari Dinas Perekonomian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (diselingi melanjutkan sekolah S2 dari Pusbindiklatren Bappenas di ITB), Bappeda, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan, akhirnya pindah ke Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Meskipun bukan di kehutanan tetapi nama dinas udah ada kehutanannya lah lumayan hehehe....

Beruntung ada kebijakan pemerintah penyerahan urusan kehutanan dari kabupaten kota ke provinsi. Karena program P3D kehutanan inilah akhirnya bisa kembali bekerja di bidang kehutanan. Semoga setelah malang melintang gentayangan di luar kehutanan hampir 18 tahun, insting sebagai seorang Rimbawan masih melekat dan bisa berkontribusi untuk dunia kehutanan.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "(Ketika) Kembali Kerja di Kehutanan"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini