Kenapa Saya Milih Pindah dari Pemerintah Kota Tasikmalaya ?

Kenapa saya milih pindah dari Pemkot Tasikmalaya ?. Itu pertanyaan yang memang sempat ada di pikiran saya ketika memutuskan untuk mengambil pilihan untuk pindah saja. Alasan utamanya adalah memang karena ada program P3D Kehutanan karena urusan kehutanan ditarik ke Pemerintah Provinsi tetapi saya BUKAN yang termasuk wajib pindah. Buat saya pindah adalah pilihan.
Ilustrasi kenapa memilih pindah pekerjaan. Sumber : qerja.com.
Ilustrasi kenapa memilih pindah pekerjaan. Sumber : qerja.com.
Mungkin pembaca ada yang menganggap ini adalah curhat. Iya bisa aja curhat dan sharing kenapa saya pindah.

Sebenarnya saya tidak berniat menulis posting tentang alasan pindah dari Pemkot Tasikmalaya. Tetapi karena ada berita di media lokal yang memberitakan kalau Pemkot Tasikmalaya kekurangan pegawai untuk mengisi kekosongan di OPD baru yang dibentuk awal tahun 2017 jadi saya tergelitik untuk  menulis kenapa saya harus pindah dari Pemkot Tasikmalaya.

Ketika awal-awal saya mengajukan pindah ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat kerena ikut P3D Kehutanan, sebagian besar kolega di Pemkot Tasikmalaya menganggap karena mengejar TPP Pemprov Jawa Barat yang besar. Tetapi alasan itu saya tepis, karena TPP Pemkot Tasikmalaya tahun 2017 juga naik signifikan besar.

Malah dengan ikut opsi pilihan P3D Kehutanan, saya harus kehilangan jabatan. Meskipun cuma jabatan eselon IVa dengan pangkat Pembina/IVa tetapi paling tidak (kata orang) ada jabatan plus ada fasilitas lain terkait jabatan. Artinya sebenarnya saya pindah melepaskan beberapa fasilitas yang pernah saya dapatkan.

Nah, dengan dua premis itu saja sudah terlihat kalau saya pindah bukan karena mengejar TPP dan Jabatan. Toh ketika pindah ke Pemprov Jawa Barat pun saya kembali menjadi staf/fungsional umum dengan pangkat Pembina/IVa hehehe ...

Jadi sebenarnya apa alasan kuat kenapa saya pindah ?...

Salah seorang eselon IIb di Pemkot Tasikmalaya pernah menyampaikan kalau saya pindah karena frustasi. Kenapa beliau mengatakan begitu ? mungkin karena ternyata sudah ada 1 orang adik kelas Sarjana Kehutanan alumni IPB dan S2 double degree (ITB dan University of Groningen) yang (saya katakan) memutuskan resign dari Pemkot Tasikmalaya.

Apabila melihat kasus resign-nya adik kelas saya itu mungkin ada keterkaitan dengan alasan saya kenapa pindah. Mungkin dia merasa tidak ada ruang untuk berkembang, merasa tidak ada orang yang bisa mengerti pola pikir kami berdua.

Memang kami berdua terikat perjanjian untuk mengabdikan diri ke instansi tempat bekerja karena mendapatkan beasiswa dari Pusbindiklatren Bappenas. Tetapi apa mau dikata kalau lingkungan kami koq sepertinya tidak mengerti hahaha... Ada pepatah mengatakan jangan membantu orang yang tidak mau dibantu hahaha... Jadi meskipun pindah tidak mengingkari perjanjian ikatan dinas karena tetap mengabdi meskipun di tempat lain.

Saya memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi karena toh saya alumni 2 perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia. Tidak ada alasan buat saya untuk tidak bisa bekerja di manapun. Pengalaman mulai jadi asisten dosen di IPB, bekerja di bank, pernah volunteer di beberapa yayasan dan ketika program beasiswa pernah membatu JICA mengerjakan sesuatu di Indonesia, membuktikan tidak ada pekerjaan yang sulit.

Jadi ketika membaca berita Pemkot Tasikmalaya kekurangan pegawai untuk mengisi OPD baru apa saya harus peduli ?. Toh kami berdua sudah merasakan ketika sudah berusaha bekerja dengan baik tetapi nampaknya ditanggapi biasa saja.

Jadi, sory Boss, I quit .... Toh Pemkot Tasikmalaya tidak merasa rugi kehilangan (cuma) 2 pegawai seperti kami hehehe...

Semoga saja saya bisa menemukan tempat baru sehingga bisa mengabdikan diri untuk masyarakat dengan semua keahlian yang saya miliki.
loading...

Postingan terkait:

12 Tanggapan untuk "Kenapa Saya Milih Pindah dari Pemerintah Kota Tasikmalaya ?"

  1. Euleuh geuningan teh. Semangat kang. Tapi kalau mau on the track sebaiknya memang pindah ke Provinsi. Barakallah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya gitu deh Teh ...
      Itulah pilihannya
      Aamiin

      Delete
  2. oh kitu... selamat menikmati aja kalo gitu... sing tambih barokah
    #initialT

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya gitu deh ... aamiin ... makasih ya ...

      Delete
  3. Jadi pindah krn ga ada yg ngerti pola pikirnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tolong baca dengan teliti spy tidak bias ke mana2, kalo mau diskusi bisa via kontak kalau identitas tidak mau dikenal, krn ini ruang publik saya cuma bisa komentar sebatas itu ... klo via kontak saya bisa jelaskan lebih detil

      Delete
  4. Semoga sebagai pns yg notabene ujung2nya pengabdian tetap menjunjung tinggi pengabdian ke masyarakat. Sy lebih setuju akibat sdh menjalankan kewajiban2 tsb kemudian diberi kesempatan oleh Allah utk meningkatkan kapasitas pribadi melalui sekolah dll. Jgn dibalik. Sy jg alumni IPB kehutanan thn 89.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Kang Yaya dukungannya. Saya berupaya memberikan yg terbaik, biarlah Tuhan yg menilai.
      Salam kenal Kang, saya E29.

      Delete
  5. Hade mang. Anda layak dapat bintang

    ReplyDelete
    Replies
    1. enya bir bintang hahaha ....
      iraha ek pindah Wa ? ...

      Delete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini