Me and my Great Corolla

Great Corolla atau lebih dikenal dengan sebutan Great atau Greco adalah mobil pertama saya. Greco hitam tahun 94 ini masih manual. Ketika awal berniat mau membeli mobil ini, banyak rekan kerja menyarankan untuk membeli mobil baru saja, karena Great sudah berumur lebih dari 20 tahun.
Me and my Great Corolla

Karena umurnya lebih dari 20 tahun, dipastikan akan banyak onderdil yang sudah mengalami keausan. Jadi, kalau dijumlahkan uang yang sudah dikeluarkan (mungkin) akan sama aja dengan membeli  mobil baru dengan cara dicicil. Belum lagi waktu yang terbuang untuk merawatnya.
my Great Corolla parkir di bawah gemerlap bintang.
my Great Corolla parkir di bawah gemerlap bintang.
Akhirnya setelah berdiskusi dengan banyak rekan, browsing di internet, ngobrol dengan bengkel dan berdebat dengan istri, terbeli juga lah mobil pertama saya, yaitu Great Corolla atau jika di Great Corolla Club lebih familiar dengan sebutan Greco.

Saya bersyukur sejak awal memiliki Greco, dari awal masuk ke garasi sampai dengan sekarang gak pernah rewel. Tetapi meskipun gak rewel, tetap saja yang namanya mobil tua bangka atau Motuba tetep harus ada perhatian ekstra. Karena jangan sampai kenyamanan berkekendara terganggu karena mogok di perjalanan.

Ketika baru membelinya, Greco saya masukan ke bengkel untuk diagnosis kemungkinan ada kerusakan yang sifatnya harus segera diperbaiki dan kemungkinan suku cadang yang harus diganti. Hasil diagnonis sementara adalah penyakit klasik, yaitu karet-karet seal udah mulai regas dan rembesan oli di power steering.

Diagnosis sangat mudah dilakukan untuk Great Corolla  karena meskipun termasuk kategori mobil yang sudah berumur tetapi sudah terdapat socket diagnostik menggunakan komputer.

Perbaikan pertama ini tidak terlalu memakan biaya besar dan waktu yang lama. Dan saya kira hal yang wajar, untuk mobil yang sudah berumur hampir berumur 20 tahun. Karet seal busi, packing head, dan seal power steering dapat dengan mudah diperoleh di Tasikmalaya.

Akhirnya, ada juga keluhan, yaitu speedometer ternyata jarumnya gak mau naik, hanya manteng aja di kecepatan 20 km/jam meskipun dibawa lari. Tetapi saya beruntung di awal memiliki Greco langsung sign up di situs Great Corolla Club, sehingga ada ruang untuk diskusi keluhan-keluhan Greco.

Keluhan speedometer jarumnya yang gak mau naik juga dapat diatasi hanya dengan mengganti 2 buah elco kecil dan speedometer kembali dapat berfungsi normal. Panduan tahapan perbaikan speedometer maupun rpm ada di situs GCC.

Karena Greco adalah  mobil pertama saya, jadinya mobil dipakai harian. Pemakaian sehari-hari dari mulai dipakai kerja sampai untuk piknik yang kadang ke medan yang agak ekstrim untuk ukuran sedan.
Great Corolla cukup tangguh untuk dibawa ke lapangan sekalipun.
Great Corolla cukup tangguh untuk dibawa ke lapangan sekalipun.
Mulai jelajah menyusuri pantai selatan sampai mendaki punggungan gunung, mulai Gunung Galunggung dan Gunung Sawal bahkan sampai ke Gunung Papandayan sampai ke Kamojang.
Great Corolla dibawa sampai parkiran Camp David Gunung Papandayan-Garut.
Great Corolla dibawa sampai parkiran Camp David Gunung Papandayan-Garut.
Solo touring Great Corolla dari Tasikmalaya ke Pameungpeuk Garut via jalur Selatan Jabar.
Solo touring Great Corolla dari Tasikmalaya ke Pameungpeuk Garut via jalur Selatan Jabar.
Spot fotografi selfie bersama mobil di pinggir Pantai Selatan Jawa Barat.
Spot fotografi selfie bersama mobil di pinggir Pantai Selatan Jawa Barat.
Bisa parkir di pinggir kawah
Spot selfie bersama mobil di TWA Kamojang.
Sebenarnya dari awal memiliki, sudah ada niatan untuk mempercantik mobil dengan paket-paket modifikasi yang banyak ditawarkan. Tetapi karena keterbatasan anggaran, akhirnya tertunda terus untuk memodifikasinya.

Meskipun belum tersentuh aspek modifikasi, toh tetap saja Greco tampil menawan. Hal ini karena Greco dari awal memiliki model elegan, interior  mewah, sehingga gak perlu banyak modifikasi lagi. Kalaupun akan dimodifikasi, tersedia banyak pilihan modifikasi dan ketersediaan part modifikasi yang melimpah.
Perawatan kaki-kaki Great Corolla.
Perawatan kaki-kaki Great Corolla.
Langkah awal modifikasi adalah saya mengganti head unit, yang semula tidak bisa untuk memutar flash disk dan DVD, diganti dengan head unit JVC KD-DV5506. Selain mengganti head unit, juga dibuatkan box baru untuk sub woofer, sehingga lebih  nge-pas di bagasi.

Sekalian mengganti head unit, dilakukan juga penyetelan ulang power agar suara yang keluar lebih enak didengar. Saya menyukai suara standar yang tidak menghentak tetapi cukup medium saja.

Ternyata seiring berjalannya waktu dan hasil diskusi, ternyata velg berukuran 16" ternyata cuma enak dipandang saja, karena sedikit mengorbankan kenyamanan dan harga ban profil tipis yang sedikit lebih mahal. Akhirnya velg  pun diganti menjadi ukuran 15".

Dengan velg ukuran lebih kecil, otomatis ban pun diganti menjadi ban dengan profil lebih tebal. Penggantian ini, dampaknya sangat terasa, mobil terasa menjadi jauh lebih empuk. Hal ini saya lakukan memang Greco ini akan saya gunakan untuk dipakai harian, sehingga harus berasa lebih empuk dan nyaman.

Keluhan lain yang nampak mengurangi kecantikan Greco adalah headlamp-nya sudah mulai menguning. Dari hasil browsing dan karena sudah survey ke tukang poles yang mahal, akhirnya saya mencoba membersihkan sendiri headlamp-nya. Hanya dengan bahan yang murah : white compound dan silicone glaze, headlamp kembali kinclong. Tahapan membersihkan headlamp yang dikerjakan sendiri dapat dilihat  di Tips Membersihkan Headlamp Mobil.

Hal lain yang sifatnya aksesoris yang dipasang adalah gps dan radio vhf (lebih dikenal dengan radio 2 m band atau 2 meteran). Kenapa saya memasang nya ? Karena keduanya menunjang hobi saya yaitu travelling dan fotografi.

Dengan memasang keduanya selama saya travelling dan memotret ke mana saja saya suka, gak pernah tersesat dan dipastikan selalu ada yang memandu di frekuensi. Selama dapat sinyal satelit gps dan dalam coverage repeater atau gateway eQSO saya selalu dapat terhubung dengan kawan-kawan di ORARI.

Untuk gps saya memakai Super Spring SF410ii HD. Memakai software Navitel dan update peta gratis Indonesia dari Navigasi.net. Dengan update peta yang hampir 2 bulan sekali, membuat saya tidak khawatir melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang belum saya kunjungi sekalipun.

Sedangkan untuk perlengkapan komunikasi di frekuensi radio, saya memasang Icom IC-2100H. Icom IC-2100H cukup memadai untuk berkomunikasi dengan stasiun lain dengan jarak sampai 100 km dengan dukungan antena Diamond M285.
Great Corolla dipasang GPS dan radio VHF untuk  mendukung kalau traveling.
Great Corolla dipasang GPS dan radio VHF untuk  mendukung kalau traveling.
Untuk modifikasi ini, saya lebih menekankan pada fungsionalitas benda yang dipasang, bukan cuma mengejar penampilan saja. Meskipun demikian, sekali waktu juga ingin juga rasanya menambah aksesoris yang sifatnya kosmetik alias mempercantik panampilan Greco, toh banyak sekali tersedia aksesoris di pasaran.

Itulah sedikit gambaran  tentang me and my Great Corolla, meskipun dengan kondisi seperti inipun, Greco sudah nampak cukup elegan dan mewah untuk ukuran sedan keluaran tahun 94.

loading...

Postingan terkait:

2 Tanggapan untuk "Me and my Great Corolla"

  1. Mas punya kenalan Greco owner di solo/Surakarta ga? Thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenal secara personal gak ada Om. tapi coba aja buka facebook GCC Solo di https://www.facebook.com/groups/118881421462770
      semoga membantu ya

      Delete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Terkait :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini