Belajar Sejarah di Museum Keraton Sumenep Pulau Madura

Apabila berkunjung ke Keraton Sumenep di Pulau Madura, sebenarnya bisa sepaket atau sekalian juga berkunjung ke Museum Keraton Sumenep karena lokasinya berseberangan. Pengunjung dapat melihat benda-benda koleksi peninggalan bersejarah dari Keraton Sumenep dimana sebagian besar merupakan peninggalan bangsawan Sumenep. Museum Keraton Sumenep ini merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Pulau Madura.
Al Quran berukuran besar di Museum Keraton Sumenep Pulau Madura.
Al Quran berukuran besar di Museum Keraton Sumenep Pulau Madura. 
Bagian paling depan Museum Keraton Sumenep terletak di luar keraton Sumenep. Di sini tersimpan kereta kencana kerajaan Sumenep dan kereta kuda pemberian ratu Inggris. Kereta kerajaan tersebut sampai sekarang masih dipergunakan saat upacara peringatan hari jadi kota Sumenep.

Salah satu koleksi unik Museum Keraton Sumenep adalah Al Quran tulisan tangan raksasa. Al Quran ini berukuran 4 X 3 meter dengan berat 500 kg. Al Quran raksasa ini dibuat pada tahun 2005 oleh seorang wanita bernama Yanti dari Desa Bluto. Pembuatan Al Quran raksasa ini diselesaikan dalam waktu sekitar 6 bulan.
Kereta kencana di Museum Keraton Sumenep.
Kereta kencana di Museum Keraton Sumenep.
Bagian selanjutnya berada di dalam Keraton Sumenep. Koleksi yang tersimpan di bagian ini diantaranya adalah alat-alat untuk upacara mitoni atau upacara tujuh bulan kehamilan keluarga raja. Ada juga naskah kuno, peralatan pertanian dan nelayan kuno, prasasti, arcasenjata-senjata kuno berupa keris, clurit, pistol, pedang, bahkan samurai dan baju besi.
Alat pertanian dan karapan sapi, salsh satu koleksi Museum Keraton Sumenep.
Alat pertanian dan karapan sapi, salsh satu koleksi Museum Keraton Sumenep.
Selain itu juga tersimpan beragam guci dan keramik dari Tiongkok yang tertata rapi di dalam etalase museum. Koleksi keramik Tiongkok ini seolah memberikan gambaran tentang eratnya hubungan yang baik antara kerajaan Sumenep dan kerajaan China. Pada bagian ini tersimpan pula fosil ikan paus yang terdampar di Pantai Sumenep tahun 1977.
Koleksi keramik Tiongkok di Meuseum Keraton Sumenep.
Koleksi keramik Tiongkok di Meuseum Keraton Sumenep.
Bagian selanjutnya berada di dalam keraton. Bagian ini namanya adalah Museum Bindara Saod. Hal ini karena dahulu merupakan tempat Bindara Saod menyepi. Ruangan ini terdiri lima bagian yaitu teras rumah, kamar depan bagian timur, kamar depan bagian barat, kamar belakang bagian Timur dan bagian Barat. 

Konon katanya sebagian besar koleksi benda bersejarah di Museum Keraton Sumenep ini adalah adalah peninggalan Sultan Abd Rachman, cucu Bindara Saod yang memimpin di abad ke-18, yaitu antara tahun 1811-1854.

Museum Keraton Sumenep berada di pusat kota Sumenep. Lokasinya tidak jauh dari Masjid Jamik Sumenep, Taman Adipura Kota Sumenep dan berseberangan dengan Keraton Sumenep.

Bagi Anda yang akan berkunjung ke museum ini, alamat Museum Keraton Sumenep berada di Jalan Dr. Sutomo No.6, Pajagalan, Kotasumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Koordinat Museum Keraton Sumenep tepatnya berada pada titik S7.008918, E113.862522.

Untuk lebih memudahkan menemukan lokasi Museum Keraton Sumenep, dapat dilihat pada google maps berikut.
Apabila berkunjung ke Pulau Madura, sempatkan untuk bersziarah sekaligus belajar sejarah ke Museum Keraton Sumenep di Pulau Madura.
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Belajar Sejarah di Museum Keraton Sumenep Pulau Madura"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini