Alasan Saya Mendaftar Menjadi PNS

Beberapa hari ini ada pengumuman peneriman Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2017 di beberapa Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah. Sepertinya sampai sekarang masih sangat banyak peminat untuk menjadi seorang PNS, buktinya setiap ada informasi penerimaan CPNS selalu saja pendaftar sangat banyak.

Sepertinya pekerjaan menjadi PNS itu sekarang ini pekerjaan yang dibenci sekaligus dirindukan. Kenapa dibenci ?. Karena selalu mendapat kritikan dan rapor yang jelek terkait kinerja seorang PNS. Tapi apa iya seperti itu ?.

Kenapa dirindukan ?. Ya, karena ternyata banyak di antara yang sebelumnya kritis terhadap kinerja PNS ternyata belakangan ikut juga mendaftar menjadi seorang PNS.

Lalu apa alasan saya ketika itu kenapa mendaftar menjadi seorang PNS ?.
Setelah bertahan 17 tahun menjadi PNS, mengalami pindah 1 kementerian, 1 pemkab, 1 pemkot, dan 1 pemprov.
Setelah bertahan  selama 17 tahun menjadi PNS.
Mengalami pindah 1 kementerian, 1 pemkab, 1 pemkot, dan 1 pemprov.
Saya menulis artikel ini karena tergelitik ketika melihat meme tentang PNS di wall facebook salah seorang teman. Tulisannya memang simple tapi kali diperhatikan  secara serius, ternyata sangat mendalam maknanya. Sangat jleb sekali menusuk kalbu hehehe...

Pertanyaan tentang alasan kenapa saya mendaftar menjadi PNS itu sampai sekarang terus terang saja masih sulit untuk saya jawab. Meskipun sudah  menjadi seorang PNS selama 17 tahun, tetap belum tahu alasan yang kuat kenapa saya waktu itu mendaftar menjadi seorang PNS.
Meme tentang seorang PNS. Foto : Facebook. Foto : Facebook. https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10207131131057992&set=a.2451202600778.2109667.1273393532&type=3
Meme tentang seorang PNS. Foto : Facebook.
Posting artikel kali ini adalah sebuah curhat dan adalah curhat terpanjang dan terlama. Jadi jangan bosan membaca dan ketika membaca dari awal, harus diselesaikan sampai akhir, supaya tidak ada kesalahan interpretasi.

Agar bisa menjawab pertanyaan itu sepertinya harus kembali flash back ke masa lalu. Ke masa ketika saya masih bekerja di perusahaan swasta atau ketika masih mahasiswa. Masa itu masa penuh idealisme dan merasa bahwa (kata teman) kita sebagai generasi harapan bangsa di kampus terbaik di Indonesia yang dapat mengubah dunia. Atau paling tidak berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia.
Lulusan terbaik dari sekolah terbaik, selanjutnya ? sumber foto : Erica. http://americaviaerica.blogspot.co.id/p/speech.html
Lulusan terbaik dari sekolah terbaik, selanjutnya ? sumber foto : Erica.
Suatau saat, ketika saya membaca tulisan Erica di situs pribadinya, nampaknya banyak sindiran. Paling tidak, jika melihat ilustrasi gambar di atas sepertinya pas sekali. Ternyata setelah lulus itulah hidup yang sesungguhnya, tetapi ternyata masih bingung mau ke mana ? hahaha... atau karena merupakan korban kebanyakan belajar tetapi kurang gaul, jadi aja kuper hahaha.

Lalu kenapa ketika itu sudah bekerja di perusahaan swata harus mendaftar menjadi seorang PNS ?. Padahal persyaratan pendaftaran CPNS itu sangat banyak dan waktu itu masih ditahan sebagai jaminan di tempat kerja lama.

Seandainya saja pertanyaan kenapa mendaftar menjadi PNS itu diajukan ketika baru lulus atau ketika masih menjadi seorang pegawai swasta jawabannya adalah jelas, suapaya dapat mengamalkan ilmu dan membaktikan ilmu ke bangsa dan negara agar dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyakat.

Kenapa alasannya itu ?. Ya, karena kawan-kawan harus ingat, sekolah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) itu disubsidi oleh negara. Artinya sebenarnya kita kuliah itu dibayari juga oleh masyarakat Indonesia. Jadi harus kuliah yang bener, lulus cepet agar segera membaktikan ilmu yang didapat untuk kemajuan bangsa...

Cita-cita mulia waktu itu masih dianggap normal-normal saja dan tidak berlebihan. Akhirnya jadi lah mendaftar CPNS pada waktu itu. Dan, ajaibnya sekali tes langsung lulus hehehe ...

Ketika masa-masa awal sebagai seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) itu adalah masa-masa paling indah selama menjadi PNS. Karena bisa menjadi PNS Pusat meskipun ditempatkan di Kantor Wilayah Provinsi (Kanwil).

Jangan tanya berapa gaji yang didapat deh, karena PNS pada tahun 2000 gaji pokoknya masih kecil. Untuk hidup bujangan saja setiap bulan selalu minus dan terpaksa semakin hari semakin mengurani saldo tabungan.

Tapi itu tidak menjadi soal, karena memang menjadi PNS itu sudah menjadi pilihan waktu itu.

Sejalan dengan waktu, ternyata akhirnya Kanwil dibubarkan karena Otonomi Daerah. Semua pegawai Pusat yang ada di Kanwil otomatis dialihkan menjadi Pegawai Daerah. Alangkah kagetnya waktu itu, sempat terpikir untuk berhenti saja dari PNS dan lanjut pilih sekolah dulu.

Setelah berhitung, shalat istikharah dan ikut saran orang tua akhirnya bertahan tetap menjadi PNS.

Dan akhirnya, menikahlah ketika masa kerja menjadi PNS selama 2 tahun. Karena menikah, dan tidak betah di tempat kerja lama, akhirnya mengajukan pindah ke kampung halaman istri.

Kenapa pilihan ke kampung halaman istri ?. Karena seandainya nanti kalau saya sekolah lagi, istri bisa tinggal di rumah mertua.

Semakin lama ternyata semakin terasa tidak nyaman menjadi Pegawai Daerah. Tetapi karena sudah berkeluarga, sepertinya tidak punya keberanian untuk resign dari PNS. Akhirnya keputusannya adalah mencari alasan supaya bisa liburan tetapi dapat gaji.

Akhirnya diputuskan untuk ikut mendaftar Program Tugas Belajar saja.

Dan alhamdulillah ternyata bisa lolos seleksi Program Beasiswa dari Pusbindiklatren Bappenas. Pilihannya adalah ke Jurusan Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung.

Program ini hanya 13 bulan. Ini adalah kesempatan liburan selama 13 bulan deh hehehe...

Ternyata saya dapat lulus tepat waktu 13 bulan. Tapi karena masih males pulang ke tempat kerja, ya akhirnya nyambi kerja dulu di Bandung sampai dengan 24 bulan.

Kenapa saya masih bisa tetap tinggal di Bandung sampai 24 bulan ?. Karena saya tidak daftar wisuda. Syarat selesai Tugas Belajar adalah setelah memiliki ijazah dan  membuat action plan.

Pulang ke Tasikmalaya untuk mengambil gaji. Lumayan lah hasilnya meskipun gak bisa dibilang besar. Yang penting balas dendam karena merasa dibuang dari Tasikmalaya hahaha....

Saya kira, setelah lulus akan menjadi lebih baik, ternyata tidak... Malah semakin bulat pengin keluar lagi dari PNS. Ditahan dulu sampe beberapa tahun kemudian.

Dan bersyukurlah ternyata ada aturan baru yang mengharuskan saya ditarik ke Provinsi. Ya gak papa lah masih pegawai daerah, tapi paling tidak kembali ke habitat, kembali bekerja di kehutanan.

Semoga saja program pengalihan status PNS menjadi pegawai provinsi ini berjalan sesuai rencana. Saya niatkan dalam hati untuk mencoba sesuatu yang baru.

Semoga niat baik ini mendapat restu dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Aamiin....
loading...

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Alasan Saya Mendaftar Menjadi PNS"

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini