Pesona Keindahan Candi Prambanan dan Legenda Kisah Cinta Roro Jonggrang

Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Selain sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia juga dikenal di sebagai candi terindah di Asia Tenggara. Candi Prambanan dikenal juga sebagai Candi Roro Jonggrang. Karena keindahannya, Candi Prambanan dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO di Indonesia.

Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 masehi sebagai persembahan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.
Indahnya Candi Prambanan dan Legenda Kisah Cinta Roro Jonggrang
Indahnya Candi Prambanan dan Legenda Kisah Cinta Roro Jonggrang
Karena keindahannya, Candi Prambanan telah memikat hati Presiden Amerika Serikat (AS) yang ke-44 Barack Obama. Barack Obama sangat terkesan dengan relief Candi Prambanan.
Wefie di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.
Wefie di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.
Wefie di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.
Wefie di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta.

Menurut sejarah, Candi Prambanan dibangun oleh Rakai Pikatan dan mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi. Pembangunan Candi Prambanan dilanjutkan dan diperluas oleh Raja Lokapala dan Balitung Maha Sambu, pada masa kerajaan Medang Mataram.
Foto di monumen pemugaran Candi Prambanan, Yogyakarta.
Foto di monumen pemugaran Candi Prambanan, Yogyakarta.
Arsitektur Candi Prambanan berbentuk tinggi dan ramping sesuai dengan arsitektur Hindu pada umumnya. Candi Siwa merupakan candi utama dengan tinggi mencapai 47 meter.

Karena keindahan dan kemegahannya, Candi Prambanan merupakan daya tarik kunjungan wisatawan dari seluruh dunia untuk datang ke Indonesia. Candi Prambanan merupakan destinasi wisata unggulan Yogyakarta.

Alamat Candi Prambanan berada Jl. Jogja-Solo Km. 16 Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan pintu masuk kompleks Candi Prambanan berada di desa Tlogo, Prambanan, Kabupaten Klaten. Koordinat Candi Prambanan berada pada titik S7.751999, E110.491457.

Untuk memudahkan menemukan lokasi Candi Prambanan, dapat dilihat pada Google Maps berikut.


Sejarah pembangunan Candi Prambanan terkait dengan kisah cinta Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.

Kisah Cinta Bandung Bondowoso dengan Roro Jonggrang berawal di zaman dua kerajaan Hindu yang cukup besar, yaitu Kerajaan Pengging dengan rajanya yaitu Prabu Damar Moyo dengan Kerajaan Baka dengan rajanya Prabu Boko.

Bandung Bondowoso adalah anak dari Prabu Damar Moyo dan Roro Jonggrang adalah anak dari Prabu Boko. Ketika terjadi perseteruan antara kerajaan Pengging dengan Kerajaan Baka, Prabu Damar Moyo mengutus anaknya untuk nenaklukan Kerajaan Baka.

Tetapi ketika tiba di Keraton Boko, alangkah terkejutnya Bandung Bondowoso melihat ternyata Prabu Boko mempunyai seorang puteri yang sangat cantik rupawan. Melihat kecantikan Roro Jonggrang yang sangat menggoda, membuat Bandung Bondowoso jatuh hati kepadanya, serta berniat mempersuntingnya.

Ketika mengetahui niat dan gelagat Bandung Bondowoso ini kemudian Puteri Roro Jonggrang pun melancarkan siasat.Roro Jonggrang mengatakan kepada Bandung Bondowoso bahwa dia bersedia dijadikan isteri Bandung Bondowoso, tetapi ada 2 syarat yang harus dipenuhi.

Karena sudah terlanjur jatuh hati dengan kecantikan Roro Jonggrang yang sangat jelita, Bandung Bondowoso bersedia memenuhi 2 persyaratan tersebut sebelum menikahi Roro Jonggrang.
Syarat-syarat yang harus di penuhi oleh Bandung Bondowoso tersebut adalah membuat sebuah sumur Jalatunda dan mendirikian 1000 candi dalam waktu satu malam.

Pada akhirnya Bandung Bondowoso bersedia memenuhi kedua persyaratan tersebut. Bandung Bondowoso mulai membangun sumur yang diminta oleh sang putri. Setelah sumur Jalatunda selesai dibuat, Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur tersebut. Ketika Bandung Bondowoso sudah masuk ke dalam sumur Jalatunda, Roro Jonggrang memerintahkan Patih Gupala untuk menimbun sumur dengan tanah dan mengubur hidup-hidup Bandung Bondowoso di dalamnya.

Tetapi ternyata usaha Roro Jonggrang dan sang patih tidak berjalan lancar, Bandung Bodowoso dengan mengerahkan ilmu kesaktiannya, telah berhasil menyelamatkan diri keluar dari dalam sumur yang telah ditimbun tersebut. Mengetahui bahwa dijebak, Bandung Bondowoso pun sangat marah kepada Roro Jonggrang dan mendatangi Roro Jonggrang.

Akan tetapi berkat kecantikannya dan bujuk rayu Roro Jonggrang, membuat kemarahan Bandung Bondowoso mereda. Dan Bandung Bondowoso bersedia memenuhi persyaratan yang kedua, yakni membangun 1000 candi dalam waktu 1 malam.

Permintaan untuk membangun 1000 candi dalam waktu semalam bukanlah hal yang mudah bagi Bandung Bondowoso meski ia terkenal sangat sakti. Kemudian dia mengerahkan segala kekuatannya dan meminta bantuan para Jin untuk membuat 1000 candi untuknya, dan para jin pun bersedia membantu.

Mengetahui bahwa Bandung Bondowoso meminta bantuan jin, Roro Jonggrang yang memang sebenarnya hanya ingin mengalahkan Bandung Bondowoso dan tidak rela bila Bandung Bondowoso bisa menyelesaikan 1000 candi dalam semalam, Roro Jonggrang kembali menjalakan siasat yang lainnya.

Untuk menggagalkan usaha Bandung Bondowoso membangun 1000 candi, Roro Jonggrang meminta bantuan para gadis dari keratonnya.

Gadis- gadis itu diperintah untuk membakar jerami dan menumbuk lesung (alat tradisional jawa untuk menumbuk padi). Jerami pun dibakar agar lagit terlihat terang seperti pagi saat matahari mulai terbit. Kemudian lesung-lesung dipukul agar ayam berkokok pertanda pagi sudah tiba.

Saat mendengar suara lesung-lesung yang dipukuli, maka ayam-ayam jantan pun bangun dan mulai berkokok semua karena mengira bahwa pagi telah tiba. Sementara para jin yang sedang bekerja membangun candi melihat langit mulai terang dan ayam-ayam jantan mulai berkokok-kokok, juga mengira bahwa hari telah pagi. Mengetahui pagi telah tiba mereka pun menghentikan pekerjaan mereka membangun candi.

Melihat para jin yang tiba-tiba berhenti bekerja karena dikira hari telah pagi, Bandung Bondowoso pun terkejut dan curiga dengan yang terjadi. Lalu Bondowoso memanggil Roro Jonggrang untuk menghitung seluruh candi yang telah jadi dibangun tersebut. Setelah dihitung jumlahnya, ternyata candi yang telah selesai dibuat hanya berjumlah 999 buah.
Salah satu candi di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta.
Salah satu candi di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta.
Menyadari tipu muslihat dari Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso pun murka dan akhirnya mengutuk Puteri Roro Jonggrang menjadi candi yang ke 1000. Sungguh ajaib, seketika itu juga tubuh Puteri Roro Jonggrang berubah menjadi patung batu. Bukan hanya itu saja Bandung Bondowoso juga mengutuk para gadis yang telah membantu muslihat Roro Jonggrang menjadi perawan tua dan seumur hidup mereka tidak pernah menikah.

Itulah sekelumit legenda kisah cinta Bandung Bondowoso dengan Roro Jonggrang yang melatarbelankangi pembangunan Candi Prambanan yang sangat indah.
loading...

Postingan terkait:

4 Tanggapan untuk "Pesona Keindahan Candi Prambanan dan Legenda Kisah Cinta Roro Jonggrang"

  1. Kapan ngajak saya pak? Heuheu jalan2 wae euy

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayu atuh hehehe, ayeuna gowes ka leuwi keris lwt pabrik bulu mata.
      eta mah foto lama Om ...

      Delete
    2. kami oge can pernah ka leuwi keris pak hehehe... ripuh dudunya heuheu... sono ngariung nu karolot ungkul eum.. mas okok oge geus lila teu kontak

      Delete
    3. ke mun jadi siangan ka leuwikeris, bisi poho deui patokan rumah teh wa nya hahaha ...

      Delete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Artikel Pilihan :

Booking Hotel, Tiket Pesawat dan Kereta Api Murah dari Pegipegi di Sini