DMCA Protected

Booking by Pegipegi

loading...

Mengenal Pisang Tongka Langit dari Tasikmalaya yang Memiliki Banyak Khasiat

Semua orang Indonesia pasti tahu pisang, tetapi tidak semua tahu bagaimana bentuk tandan pisang. Tandan buah pisang, umumnya menjuntai ke bawah. Batang tandan pisang menggantung dengan sisir menghadap ke bawah. Tetapi ada satu jenis pisang yang tandannya tidak menggantung, tetapi menghadap ke atas. Pisang yang tandannya menghadap ke atas namanya Pisang Tongka Langit.

Pisang Tongka Langit (Musa troglodytarum) adalah species pisang langka. Selain langka, keunikan pisang Tongka Langit adalah tandannya menghadap ke atas berbeda dengan tandan pisang kebanyakan.
Uniknya tandan Pisang Tongka Langit yang menghadap ke atas. Foto : Balitbu, Balitbang Kementan. http://balitbu.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita-mainmenu-26/1037-pisang-tongka-langit-di-galunggung
Uniknya tandan Pisang Tongka Langit yang menghadap ke atas. Foto : Balitbu, Balitbang Kementan.
Menurut referensi dari Balai Penelitan Tanaman Buah Tropika, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, penyebaran Pisang Tongka mulai dari Maluku, Papua sampai Pasifik (Solomon, Samoa, Fiji dll.).

Keunikan lain pisang Tongka Langit adalah ternyata memiliki kandungan karoten yang lebih tinggi dari jenis-jenis pisang lainnya. Hal ini bisa ditandai dengan warna daging buahnya yang oranye.
Pisang Tongka Langit dari Tasikmalaya yang memiliki banyak khasiat 
Pisang Tongka Langit warna daging buahnya oranye.
Pisang Tongka Langit warna daging buahnya oranye.
Tetapi ternyata, sebaran pisang Tongka Langit juga dapat ditemukan di tempat lain, yaitu di Lumajang dan Galunggung. Penduduk sekitar Gunung Galunggung Tasikmalaya menyebut Pisang Tongka sebagai Pisang Ranggap.

Selain tumbuhnya unik, ternyata pisang Ranggap ini memiliki khasiat herbal untuk meningkatkan vitalitas pria dan dapat menyembuhkan penyakit gula atau diabetes. Setelah mengkonsumsi pisang Ranggap, biasanya setelah 1 sampai 2 jam, urin akan berwarna lebih kuning. Hal ini dikarenakan Pisang Ranggap memiliki kandungan karoten yang tinggi.

Apabila dimakan secara langsung setelah matang memang rasanya agak kurang enak. Pisang Ranggap ini seperti tidak ada rasanya alias hambar, malah cenderung sedikit ada rasa pahit. Untuk mengatasinya, pisang Ranggap dapat dikukus atau dibuat pisang goreng.

Dari informasi pedagang di sekitar tempat parkir Gunung Galungung, pisang Ranggap ini konon sudah ada sejak sebelum Gunung Galunggung meletus tahun 1982. Tetapi tidak diketahui sejak kapan pisang tersebut dibudidayakan oleh masyarakat Galunggung, dari mana asal pisang tersebut berasal dan siapa yang membawanya ke Galunggung.


Karena memiliki khasiat herbal, nampaknya perlu upaya budidaya serius agar dapat menjaga keberadaan Pisang Ranggap di sekitar Gunung Galunggung.

2 comments:

  1. Gak pernah lihat aku pohon pisang begini bisa menghadap ke langit, memangnya di daerah lain gak ada ya bang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya kalo di jawa barat cuama ada di tasikmalaya

      Delete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...