Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti
romantisme itu adalah bersifat seperti dalam cerita roman (percintaan); bersifat mesra; mengasyikkan. Tapi koq ada salju di Kota Bogor ?. Padahal di daerah tropis dataran rendah bisa dipastikan tidak mungkin ada salju. Memang sih fenomena salju di daerah tropis hanya ada di Pegunungan Jayawijaya Papua. Selain salju abadi, ada juga
fenomena embun upas di Dieng yang menyerupai salju. Kenapa saya posting tentang
romantisme salju di Kota Bogor ?. Karena Bogor menyimpan banyak kenangan dan salju sepertinya barang langka di daerah tropis.
 |
| Hamparan salju di lapangan AKP IPB. |
Salju memang tidak pernah turun di Bogor, tetapi kalau
hujan es memang sering terjadi di Bogor. Paling tidak itulah pengalaman selama tinggal di Bogor semasa
kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB). Meskipun tidak pernah turun salju, tetapi karena di
Taman Koleksi (Takol) IPB Baranangsiang tumbuh pohon kapuk berukuran sangat besar dan berumur ratusan tahun, kalau berbuah, kapuknya akan menyelimuti lapangan
Aula Kantor Pusat (AKP) IPB.
 |
| Panorama view musim salju di Kota Bogor. |
Warna putih ini kontras dengan warna rumput yang berwana hijau. Indah sekali kelihatannya. Karena ketika
musim salju (imitasi) di Kota Bogor, kapuk ini akan menyelimuti wilayah sekitar Kampus IPB Baranangsiang.
Fenomena salju di Kota Bogor ini akan menjadi
spot hunting foto yang menarik. Salama musim salju, banyak sekali yang sengaja sekedar
foto selfie di lapangan yang penuh diselimuti oleh kapuk yang menyerupai salju.
 |
| Selfie di lapangan yang dipenuhi kapuk di lapangan AKP IPB. |
Karena banyaknya pasangan muda (termasuk saya juga hehehe...) yang selfie di
lapangan AKP IPB, sepertinya hal ini memunculkan
romantisme salju di Kota Bogor.
Bulan sekitar September, biasanya
musim kapuk di Takol IPB, jadi sempatkan datang menikmati
indahnya salju di Kota Bogor.
No comments:
Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.