loading...

DMCA Protected

Mudahnya Belajar Fotografi

Sejalan dengan perkembangan teknologi kamera digital, membuat harga kamera menjadi semakin terjangkau. Selain harga kamera menjadi lebih murah, pilihan merk kamera juga semakin beragam. Tawaran seperti ini membuat yang memiliki hobi fotografi menjadi semakin dimanjakan.

Setelah memiliki kamera digital, langkah selanjutnya adalah bagaimana kamera tersebut dapat menunjang hobi fotografi. Memang sih yang paling ekonomis adalah tidak mengikuti kursus fotografi, karena sebenarnya bisa belajar fotografi secara otodidak.

Belajar secara otodidak adalah pilihan terbaik, mengingat biaya untuk mengikuti kursus fotografi dasar saja sudah sangat mahal. Apalagi kursus lanjutan.
Bergaya ala seorang fotografer. Foto : Wahyu.
Bergaya ala seorang fotografer. Foto : Wahyu.
Teknik fotografi dasar sebenarnya sangat mudah dipahami. Logika sederhananya adalah seperti mengisi air ke dalam sebuah gelas. Gelas adalah ibaratnya adalah sensor kamera dan air adalah cahaya.

Untuk memenuhi gelas, kran air harus dibuka. Nah, besarnya bukaan kran ini adalah seperti diafragma. Sedangkan lamanya kran membuka itu diibaratkan sebagai shutter speed. Jika kran dibuka kecil, maka kran harus dibuka lebih lama atau sebaliknya.

Menurut logika saya, itulah sebenarnya prinsip dasar fotografi.

Lalu bagaimana caranya agar belajar fotografi menjadi mudah dan menyenangkan tanpa mengukuti kursus fotografi ?.

Berdasarkan pengalaman, 6 tips belajar fotografi berikut ini sangat membantu untuk belajar fotografi.

Pahami Manual Book Kamera
Menurut saya, prinsip semua kamera adalah sama, jadi ketika baru membeli kamera, pastikan membaca buku manual dan memahaminya. Di dalam buku manual kamera biasanya sudah ada tentang prinsip dasar fotografi, mengenai ISO, speed, dan diafragma.

Jadi menguasai manual book kamera itu sepertinya sudah kursus fotografi dasar.

Manfaatkan Internet
Nah, setelah memahami buku manual kamera, langkah selanjutnya adalah bisa browsing di internet untuk mencari tips fotografi. Tips fotografi ini bisa dalam bentuk video di youtube atau dapat membuka situs-situs tentang fotografi.

Baca Buku atau Majalah Fotografi
Selain browsing tips fotografi di internet, membaca buku atau majalah fotografi dapat menjadi pengayaan teknik fotografi. Pada awalnya, kita dapat meniru foto yang dipublikasikan di buku atau majalah. Nah, setelah itu barulah kita memiliki gaya sendiri.

Bergabung dengan Komunitas Fotografi
Sharing teknik fotografi bersama komunitas fotografi sangat menyenangkan. Ketika saya bergabung di fotografer dot net, saya banyak belajar teknik fotografi. Bergabung di komunitas fotografi biasanya secara rutin ada kegiatan hunting bareng atau coaching clinic tentang fotografi.

Selain komunitas fotografi online, ternyata komunitas yang ada di daerah juga semakin banyak. Sebagai contoh, untuk di Tasikmalaya dapat bergabung dengan Penggemar Fotografi Tasikmalaya (PF Tasik).

Berlatihlah Terus
Ada peribahasa ala bisa karena biasa, setelah memahami teknik fotografi, selanjutnya adalah sering-seringlah memotret.

Mau tidak mau, harus sering hunting bereng komunitas atau sering-seringlah traveling agar dapat memuaskan hunting foto. Dengan semakin sering memotret, akan mengasah insting memotret.
Traveling dapat memuaskan hunting foto.
Traveling dapat memuaskan hunting foto.
Belajar Mengedit Foto
Hal terakhir adalah coba belajar software pengolah foto. Software pengedit foto ini akan membantu memperbaiki foto dari hasil hunting. Namun demikian, usahaka mengedit foto secara tidak. Editan yang standar adalah cropping, rotating, menaikan kontras dan saturasi.

Meskipun ada software pengedit foto tetap usahakan mengahsilkan foto yang baik secara teknik fotografi, editing hanya memoles dan memperbaiki sedikit saja.

Nah, ternyata belajar fotografi tidak harus mahal kan . Justru belajar fotografi itu mudah dan menyenangkan.

3 comments:

  1. saya dulu sempat belajar fotografi sama temen waktu di bagian kehumasan mas, tapi karena foto yang sering di tangkap itu moment/kejadian, jadi semuanya harus di sett otomatis

    tapi kalau mau jadi pro harus belajar manual katanya sih begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya tidak mutlak harus manual utk mendapat foto yg bagus, saya gak bilang pro dan amatir krn pro itu biasanya mengarah ke profesi, amatir lebih ke hobi

      Kadang ada moment yg sangat cepat, klo ngukur cahays dulu momentnya lewat deh hehehe, dg berlatih mata akan terbiass menyesuaikan setting kamera

      Delete
  2. saya dulu sempat belajar fotografi waktu di bagian kehumasan mas, pakai kamera canon 60D.

    Karena seringnya untuk nangkap moment/kejadian yang cepat, selalu pakai mode otomatis, ga kesampaian belajar lebih jauh

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...