Booking Hotel by Pegipegi

loading...

DMCA Protected

Belajar Antri

Antri, cuma satu kata aja sebenarnya. Tetapi sadar atau tidak sadar, kerasa atau tidak kerasa, kadang kita suka mengabaikan kata itu. Padahal efeknya menurut saya cukup penting antara antri dan tidak antri.

Ilustrasi antri makan.
Ilustrasi antri makan.

Saya sekedar curhat, hari Senin kemarin, karena body tidak fit, terpaksa harus ke dokter. Sengaja saya datang beberapa menit sebelum dokter buka agar dapat nomor antrian kecil. Dan dapat nomor antrian 2.

Nah, sejalan waktu, datanglah pasen-pasen berikut. Yang pasti, semua yang datang ke dokter adalah orang sakit dan butuh penanganan.

Sampai datang beberapa orang pasen, dokter belum buka karena memang belum waktunya. Ketika itu, salah seorang pasen yang datang belakangan ngobrol ke nomor antrian 1, meminta izin untuk nyela antrian karena pasen jantung dan akan terus ke salah satu rumah sakit.

Nomor antrian 1 gak ngasih, eh dia beralih ke saya nomor antrian 2. Ya, berhubung saya lagi puasa dan lagi baik, ok lah saya kasih ke dia nomor antrian 2 dan saya dapat nomor antrian 3.

Cerita itu mungkin seperti cerita remeh temeh semata. Padahal antrian itu adalah sesuatu yang krusial menurut saya. Meurut saya, kalau salah satu pasen bisa mendapat privilege, kasihan yang sudah datang duluan, karena seperti yang saya tulis sebelumnya, yang datang ke dokter semuanya adalah orang sakit yang butuh penanganan segera.

Artinya, kalau ingin ditangani dokter segera, datanglah sepagi mungkin dari sebelum jadwal praktek dokter dimulaia.

Begitu juga ketika macet karena musim mudik Lebaran, kalau tidak antri, dijamin akan terjadi stuck yang menyebabkan kemacetan panjang dan lama. Jadi kalau mau lancar, ya antri....

Saya jadi ingat cerita beberapa orang kolega yang sering bepergian dan tinggal lama di luar negeri. Mereka menceritakan kalau antri itu sudah mulai diterapkan sejak anak-anak. Jadi kalau ada yang gak bisa antri itu adalah kejadian yang sangat memalukan sekali.

Jadi intinya adalah belajar antri dari mulai kecil agar ketika dewasa sudah terbiasa antri. Kalau mau duluan ya datang duluan.

Ok, sekarang mari kita nostalgia lagu dari P-Project di masa lalu, ini kutipannya....
Antrilah di loket untuk beli tiket
Siapkan dompet awas ada copet
Antrilah semua biar disiplin
Walau ’pala pusing
Betis varises asal dapat tiket
Antrilah di loket

11 comments:

  1. iya mas masalah antre ini sensitif
    karena sekarang orang Indonesia banyak yg pengen cepet keinginannya kesampaian tapi mengorbakan orang lain

    ReplyDelete
  2. Great post. I am experiencing many of these issues as well..

    ReplyDelete
  3. Hi all, here every person is sharing these familiarity, thus
    it's fastidious to read this blog, and I used
    to pay a quick visit this website all the time.

    ReplyDelete
  4. Hurrah! In the end I got a weblog from where I be capable of truly obtain valuable data regarding my study and knowledge.

    ReplyDelete
  5. Have you ever thought about publishing an e-book
    or guest authoring on other blogs? I have a blog based upon on the same
    subjects you discuss and would really like to have you share some
    stories/information. I know my readers would value your work.
    If you are even remotely interested, feel free to shoot me an e-mail.

    ReplyDelete
  6. Aw, this was an incredibly good post. Taking the time and actual
    effort to generate a very good article… but what can I say… I put
    things off a lot and never seem to get nearly anything done.

    ReplyDelete
  7. Incredible points. Sound arguments. Keep up the amazing spirit.

    ReplyDelete
  8. I was recommended this blog via my cousin. I
    am no longer positive whether or not this post is written via him as no
    one else realize such unique approximately my trouble.
    You're amazing! Thanks!

    ReplyDelete
  9. If you are going for finest contents like myself, only pay a quick visit
    this web page all the time as it offers quality contents, thanks

    ReplyDelete
  10. Hey there! Do you use Twitter? I'd like to follow you
    if that would be ok. I'm undoubtedly enjoying your blog and look forward to new updates.

    ReplyDelete
  11. Can you tell us more about this? I'd care to find out some additional information.

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...