loading...

DMCA Protected

Kenapa Semua Kereta Api Wajib Berhenti di Stasiun Cipeundeuy ?

Sejak pindah ke Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, mengharuskan saya harus sering sekali bulak balik Tasikmalaya Bandung. Awalnya saya biasanya menggunakan bis atau membawa mobil sendiri. Tetapi sejak beberapa bulan ini, jalur jalan antara Tasikmalaya Bandung selalu padat, malah seringkali terjadi kemacetan yang cukup panjang.

Karena jalur jalan Tasikmalaya Bandung ini seringkali macet, membuat waktu tempuh tidak dapat diduga. Kalau sedang beruntung 3-4 jam sudah sampai, tetapi kalau ada kemacetan bisa mencapai 10 jam.

Semua kereta api wajib berhenti di Stasiun Cipeundeuy untuk pemeriksaan kereta,
Semua kereta api wajib berhenti di Stasiun Cipeundeuy untuk pemeriksaan kereta,

Untuk mengantisipasi waktu tempuh yang tidak bisa diduga ini, alternatifnya adalah menggunakan moda transportasi kereta api. Tiket kereta api Tasikmalaya Bandung atau sebaliknya agar lebih murah dapat menggunakan tiket kereta api go show.

Nah, sejak naik kereta api Tasikmalaya Bandung, waktu tempuh menjadi lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan mobil. Jalur kereta api Tasikmalaya Bandung ini terkenal sangat indah pemandangannya. Tetapi selain indah, jalur kereta api Tasikmalaya Bandung ini terkenal memiliki topografi yang curam.

Suasana Stasiun Cipeundeuy yang berkabut di pagi hari.
Suasana Stasiun Cipeundeuy yang berkabut di pagi hari.

Ada satu stasiun kecil antara Tasikmalaya Bandung yang semua kereta api selalu berhenti, yaitu Stasiun Cipeundeuy. Stasiun Cipeundeuy adalah stasiun kereta api kelas II yang berada di Cinagara, Malangbong, Garut.

Stasiun Cipeundeuy berada pada elevasi +772 meter dan termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Menurut informasi, stasiun ini didirikan sekitar tahun 1893-an oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

Lokasi Stasiun Cipeundeuy dapat dilihat pada Google Maps berikut.


Meskipun hanya sebuah stasiun kecil, namun semua kereta api (KA) yang melintas jalur Selatan wajib berhenti di Stasiun Cipeundeuy.  Sejak zaman penjajahan Belanda pun sudah diperintahkan, bahwa di Stasiun Cipeundeuy semua kereta harus berhenti.

Masyarakat awam ada yang menghubungkannya dengan hal-hal mistik di Stasiun Cipeundeuy. Hal ini mungkin karena sepanjang jalan kereta api antara stasiun Ciawi, Cirahayu, Cipeundey, hingga ke Stasiun Bumiwaluya sering kali terjadi kecelakaan maut dan merenggut korban jiwa.

Sebenarnya, alasan yang lebih masuk akal kenapa semua kereta api wajib berhenti di Stasiun Cipeundeuy adalah karena stasiun ini adalah sebagai check point.

Selain untuk menaikan atau menurunkan penumpang, dalam waktu sekitar 10-15 menit, semua kereta api yang berhenti  dilakukan pemeriksaan oleh petugas stasiun, terutama pada bagian rem dan temperatur dengan menggunakan laser.

Hal ini karena jalur kereta yang menghubungkan Bandung-Tasikmalaya dikenal sebagai salah satu jalur ekstrem. Dari Tasikmalaya sampai Bandung masinis harus waspada, salah sedikit kereta akan tergelincir atau menabrak tebing. Kondisi semakin berat jika hujan sedang turun.

Mulai dari dari Stasiun Ciawi, kereta api akan melalui tanjakan terjal sampai Stasiun Cipeundeuy, kemudian turunan curam dari Stasiun Cipeundeuy sampai Stasiun Cibatu. Kemudian menanjak lagi sampai Stasiun Nagreg yang merupakan stasiun tertinggi di Indonesia yang masih aktif dan akhirnya meluncur di turunan yang tak kalah curam sampai Stasiun Cicalengka.

Nah itulah alasan kenapa semua kereta api wajib berhenti di Stasiun Cipeundeuy.

8 comments:

  1. Oh gitu ya, saya pikir karena masih rel tunggal, jadi giliran! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cipeundeuy itu katanya akhir tanjakan curam persiapan turunan curam

      Delete
  2. Saya pikir karena banyak pedagang yang teriak ingin dibeli bagaikan zombie diluar pagar, haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha bisa aja Gan... dulu waktu pedagang asongan masih bisa masuk stasiun, nasi uduk di stasiun cipeundeuy ini terkenal enak

      Delete
  3. Iya soalnya jalannya ngeri untuk jalur KA lintas Bandung - Banjar..Naik turun dan kelak kelok...takutnya remnya gagal fungsi kan berabe hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Gan, sbg check point atau pit stop kalo di sirkuit ya hehehe

      Delete
  4. Aku baru tau loh kalo itu alasannya.
    Sering transit disitu sekedar naik/turun penumpang. Tapi baru tau kalo alasan utama nya check point

    ReplyDelete
  5. oh jadi gitu alasannya.. org indonesia selalu kait2in hal2 mistis..

    ReplyDelete

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...