loading...

DMCA Protected

Ikan Dewa yang Dikeramatkan di Kolam Renang Cigugur Kuningan

Ikan Dewa adalah salah satu spesies ikan unik dan penting yang hidup di kolam air di Obyek Wisata Cigugur Kuningan. Ikan Dewa merupakan ikan air tawar endemik yang hidup di Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Secara umum ikan Dewa memiliki bentuk yang mirip dengan ikan mas.

Keberadaan ikan Dewa tetap terjaga karena dikeramatkan dengan adanya mitos atau legenda yang membuat sakral ikan tersebut.

Ikan Dewa yang Dikeramatkan di Kolam Renang Cigugur Kuningan
Ikan Dewa yang Dikeramatkan di Kolam Renang Cigugur Kuningan
Ikan Dewa atau masyarakat Kuningan menyebutnya Kancra Bodas, adalah salah satu ikan langka yang hanya dapat ditemukan di sungai atau kolam yang dikeramatkan di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Karena kelangkaannya, konon katanya orang Sunda jaman dahulu menganggap ikan ini suci atau ikan yang dikeramatkan. Hukum adat setempat melarang untuk membunuh atau memakan ikan Dewa.

Ikan Dewa dapat ditemukan di kolam pemandian keramat di sekitar Gunung Ceremai, Jawa Barat. Kuningan memang memiliki banyak kolam yang dikeramatkan seperti : kolam Cibulan, kolam Cigugur, kolam Pasawahan, dan kolam Darmaloka.

Kolam renang Cigugur Kuningan yang jernih alami
Kolam renang Cigugur Kuningan yang jernih alami
Selain dikeramatkan, ternyata Ikan Dewa memiliki banyak manfaat, diantaranya memiliki kandungan gizi albumin yang tinggi, untuk pengobatan pasca operasi, menjadi sarana pendidikan dan edukasi, serta nilai ekonominya yang tinggi. Malahan konon katanya khasiat Ikan Dewa juga dapat meningkatkan vitalitas.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, ikan Dewa ini merupakan utusan Raja Pajajaran di Kuningan. Konon katanya menurut sumber lisan di Kuningan,  Ikan Dewa adalah para Prajurit Prabu Siliwangi yang dikutuk karena dianggap melanggar disiplin yang diberlakukan oleh Prabu Siliwangi.

Konon Prabu Siliwangi bertahta di Keraton Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati. Keraton tersebut merupakan 5 bagian keraton yang terpisah namun merupakan sebuah kesatuan dengan Suradipati sebagai induknya.

Keraton Sri Bima berkedudukan di Lingga Jati (sekarang Objek Wisata Pemandian) yang mana sebelumnya berkedudukan di Winduherang. Keraton Sri Punta Pertama berkedudukan di Balong Dalem Jalaksana (sekarang Objek wisata Balong Dalem), kemudian berpindah ke Cipari (sekarang Museum Purbakala).

Kemudian, Keraton Sri Narayana pertama kali berkedudukan di Cijoho (sekarang Leles belakang LP) yang kemudian lokasinya berpindah ke Manis Kidul (sekarang Objek Wisata Cibulan). Sementara, Keraton Sri Madura berkedudukan di Cigugur (sekarang obyek wisata Pemandian Cigugur).

Tentunya di tiap keraton tersebut ada banyak prajutit. Entah kebetulan atau tidak sampai sekarang di 5 lokasi tersebut memang terdapat Ikan Dewa yang dipercaya sebagai prajurit yang dikutuk karena tidak disiplin dalam menjalankan titah raja.

Selain dapat berenang bersama Ikan Dewa, di kolam pemandian Cigugur Kuningan juga dapat melakukan terapi ikan tradisional.

Terapi ikan tradisional di kolam renang Cigugur Kuningan
Terapi ikan tradisional di kolam renang Cigugur Kuningan

Bagi yang akan berkunjung, alamat kolam pemandian Cigugur Kuningan berada di Jalan Cigugur Sukamulya Kuningan, Jawa Barat. Untuk memudahkan menemukan lokasinya, koordinat kolam Cigugur tepatnya berada pada titik S6.967719, E108.456482.

Posisi kolam Cigugur di Google Maps dapat dilihat di bawah ini.


Kolam Cigugur sangat cocok untuk berwisata bersama keluarga. Dengan kondisi yang memiliki hutan di sekitar kolam yang masih baik, membuat udara sangat segar.

Kolam renang Cigugur Kuningan dengan pohon besar
Kolam renang Cigugur Kuningan dengan pohon besar

Rasanya tidak afdol kalau berkunjung ke Kunigan tidak mampir ke kolam Cigugur untuk berenang bersama Ikan Dewa yang dikeramatkan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...