Untuk menekan penularan Covid-19, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sedang memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Corona adalah virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan. Gejala awal infeksi virus Corona atau Covid-19 dapat menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
Setelah itu, mungkin gejala bisa hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Menurut berbagai sumber, secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
![]() |
| Ilustrasi obat penyakit Chikungunya |
Corona adalah virus yang dapat menginfeksi sistem pernapasan. Gejala awal infeksi virus Corona atau Covid-19 dapat menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
Setelah itu, mungkin gejala bisa hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.
Menurut berbagai sumber, secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
- Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
- Batuk kering
- Sesak napas
Nah, seminggu lalu, pulang dari perjalanan terus tidur, begitu bangun, badan panas dan menggigil ketika kena air. Wah, langsung aja pikiran menerawang ke mana-mana.
Tetapi pikiran harus tetap tenang dan rileks agar tidak mengganggu imunitas tubuh.
Ternyata meskipun telah minum obat penurun panas, demam tetap berulang pada hari berikutnya. Malah ditambah badan ngilu, sendi kaku, makan tidak enak, dan mual.
Ketika ada tambahan sendi kaku, agak sedikit lebih tenang, artinya bukan gejala Covid-19. Meskipun demikian tetap was-was, jangan-jangan typus, karena penyakit standar anak kos hehehe...
Hari ketiga masih demam, badan makin memburuk karena tidak bisa gerak sama sekali dan kepala sakit banget. Karena terpaksa, saya mengontak dr. Titie Purwaningsari.
Saya sampaikan ke dr. Titie kalau saya tidak berani ke praktek dokter karena kondisi rawan covid-19 dan saya khawatir antriannya. Dan yang pasti mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap di rumah.
Setelah konsultasi yang lebih santai karena dari rumah, dokter mendiagnosis kalau saya kemungkinan terkena demam Chikungunya. Dikirim obat via gosend, obatnya seperti di ilustrasi. Alhamdulillah 2 hari minum obat bisa sembuh.
Chikungunya adalah infeksi virus yang ditandai dengan serangan demam dan nyeri sendi secara mendadak. Virus ini menyerang dan menulari manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus, dua jenis nyamuk yang juga dikenal sebagai penyebab demam berdarah.
Setelah konsultasi dengan dokter, saya penasaran juga untuk mencari informasi tentang Chikungunya, agar tidak menular ke keluarga di rumah.
Dari berbagai sumber, gejala chikungunya adalah :
- Demam hingga 39 derajat Celsius
- Nyeri pada otot dan sendi
- Sendi bengkak
- Nyeri pada tulang
- Sakit kepala
- Muncul ruam di tubuh
- Lemas
- Mual
Gejala penyakit chikungunya biasanya akan muncul 3-7 hari setelah seseorang digigit nyamuk pembawa virus. Pada umumnya, penderita akan membaik dalam seminggu. Tapi pada sebagian penderita, nyeri sendi dapat berlangsung hingga berbulan-bulan. Walaupun tidak sampai menyebabkan kematian, gejala chikungunya yang parah dapat menyebabkan kelumpuhan sementara.
Alhamdulillah, semuanya membaik dalam 3 hari, jadi hari Senin saya sudah bisa kerja kembali. Sungguh sangat tidak enak mengalami sakit di tengah pandemi Covid-19.
Saran saya, hidup bersih dan sehat, makan bergizi dan konsumsi suplemen untuk sementara waktu agar meningkatkan stamina tubuh.
Pengalaman Sakit di Tengah Pandemi Covid-19
Reviewed by Eri Anggoro Kasih
on
7:42:00 AM
Rating:
Reviewed by Eri Anggoro Kasih
on
7:42:00 AM
Rating:


semoga cepat sembuh
ReplyDeleteterima kasih bu ...
Deletebetul, intinya jaga kesehatan
ReplyDeletesemoga segera berlalu spy bisa beraktivitas normal kembali