Foto Bokeh yang Salah Kaprah

Bagi yang hobi fotografi mungkin tidak aneh dengan kata bokeh. Mungkin ada yang mengira kalau bokeh itu Bahasa Indonesia, padahal sesungguhnya adalah Bahasa Inggris.

Menurut wikipedia :
Bokeh (/ˈboʊkə/ BOH-kə or /ˈboʊkeɪ/ BOH-kay;Japanese: [boke]) is the aesthetic quality of the blur produced in the out-of-focus parts of an image produced by a lens.
Foto payung geulis bokeh di acara Priangan Weekend Market di Tasikmalaya
Foto payung geulis bokeh di acara Priangan Weekend Market di Tasikmalaya

Jadi kata kuncinya adalah blur. Sebenarnya foto blur ini dikarenakan out of focus. Jika memotret menggunakan prime lens dengan bukaan besar, misal f/1.4, akan memiliki titik focus yang sangat tipis. Area lain di luar titik fokus biasanya blur. Inilah memang yang diharapkan.

Biasanya efek bokeh ini digunakan untuk mengisolasi subyek foto dari background agar lebih dominan dan tajam. Tetapi masalahnya tidak semua lensa kamera (DSLR) sekalipun akan menghasilkan bokeh yang bagus.

Biasanya lensa dengan bukaan besar atau lensa tele yang dapa menghasilkan bokeh yang bagus. Lensa seperti ini identik dengan harga yang mahal, jangan berharap banyak menggunakan lensa kit menghasilkan foto bokeh yang bagus.

Lalu bagaimana tips membuat foto bokeh ?.

Jika menggunakan DSLR sebenarnya tidak terlalu sulit menghasilkan foto bokeh. Ada 3 faktor untuk menghasilkan foto bokeh, yaitu : jarak subyek foto dengan background sejauh mungkin, bukaan sebesar mungkin dan zoom semaksimal mungkin.

Itu saja sih sebenarnya tips untuk menghasilkan foto bokeh.

Lalu bagaimana seandainya jika tidak punya kamera DSLR tetapi ingin menghasilkan foto bokeh ?. Jika menggunakan kamera hp, sebenarnya ada menu dof (deep of field).  Atau bisa juga menggunakan aplikasi pengolah foto.

Foto interior Lano Coffee Tasikmalaya tanpa efek bokeh
Foto interior Lano Coffee Tasikmalaya tanpa efek bokeh

Jika menggunakan kamera hp generasi baru, sebenarnya efek bokeh bisa langsung dihasilkan menggunakan efek lensa. Kamera hp generasi terbaru, sudah menggunakan dual lens atau bahkan triple lens.

Foto dengan minimal dual lens menurut saya sudah bisa menghasilkan foto bokeh yang bagus. Dua buah foto ilutrasi di atas, saya menggunakan kamera hp dual lens. Foto pertama menggunakan efek bokeh dan foto yang kedua menggunakan bukaan sempit sehingga fokus merata di semua titik.

Nah, tetapi ternyata dengan adanya kamera hp seperti ini terkadang menurut saya kadang ada penerapan foto bokeh yang salah kaprah. Salah kaprah ini maksudnya bukan fotonya yang jelek tetapi penerapannya yang salah.

Kalau menurut saya, jika kita berfoto di sebuah obyek wisata yang indah sebaiknya tidak menggunakan efek bokeh. Kenapa jangan menggunakan efek bokeh ?. Foto pemandangan idealnya semuanya terlihat dengan jelas jangan ada yang blur, supaya orang lain dapat ikut menikmati keindahannya.

Seringkali karena efek bokeh ini, foto pemandangan menjadi blur dan hanya fokus pada subyek foto berupa orang saja. Nah, inilah yang saya maksud foto bokeh yang salah kaprah.

Foto bokeh sebaiknya diaplikasikan jika ingin mengisolasi subyek utama foto agar fokus dan jelas tanpa dipengaruhi background yang tidak ingin ditonjolkan dalam sebuah foto.

Catatan : kedua foto di atas menggunakan kamera hp Asus Zenfone
Foto Bokeh yang Salah Kaprah Foto Bokeh yang Salah Kaprah Reviewed by Ghost Ships on 8:25:00 AM Rating: 5

No comments:

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Powered by Blogger.