loading...

DMCA Protected

Tidak Ada Pekerjaan yang Benar Benar Enak

Ketika saya kuliah dulu, saya masih berfikir bekerja kantoran di bank itu enak. Jadilah ketika lulus kuliah saya masuk ke Bank Bali (sekarang Bank Permata) melalui program Officer Development Program (ODP). Mungkin pilihan melamar pekerjaan di bank karena kala itu seolah ada image kalau alumni IPB banyak kerja di bank.

Setelah setahunan belajar jadi Customer Relation Officer (CRO) di Jakarta, ada keinginan untuk kembali ke habitat asli, yaitu kehutanan. Kebetulan tahun 1999 ada lowongan CPNS di Departemen Kehutanan dan Perkebunan (sekarang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Beruntung saya sekali tes langsung masuk dan ditempatkan di Kanwil Dephutbun Provinsi Jawa Barat.

Menikmati pekerjaan lapangan jadi PNS sambil menjalani hobi.
Menikmati pekerjaan lapangan jadi PNS sambil menjalani hobi.

Pekerjaan awal sebagai CPNS memang membuat jenuh dan yang pasti harus bener-bener ngirit, karena gaji CPNS hanya cukup untuk bayar kos sebulan. Beruntung sering dikirim diklat dan harus perjalanan evaluasi kegiatan ke lapangan, jadi ada lah uang untuk biaya hidup plus untuk apel ke Bogor hehehe...., tapi tetap belum bisa nabung.

Dari dua pekerjaan yang saya ceritakan tadi, ternyata tidak semuanya benar-benar terasa enak. Padahal, 2 pekerjaan sebagai officer bank dan CPNS merupakan pekerjaan yang cukup banyak peminatnya.

Jadi pekerjaan apa yang enak ?.

Asli itu pertanyaan yang sulit. Akhirnya setelah saya bekerja sebagai PNS sekitar 5 tahun-an, saya mendaftar beasiswa untuk melanjutkan S2. Ketika sekolah lagi, saya jadi menyenangi fotografi, untuk membunuh jenuh dan mengurangi stress karena beban perkuliahan yang harus lulus 13 bulan.

Awalnya fotografi hanya untuk fun saja, tetapi setelah stok foto semakin banyak, jadi berfikir untuk mendapatkan uang dari stok foto. Mulailah di-upload foto ke sana ke mari berharap ada yang memakai foto. Selama itu memang mendapatkan cukup banyak uang, lebih besar lah dari gaji (saja) PNS golongan IVa dengan jabatan eselon IVa sekarang (tapi di luar TPP, uang makan plus uang BBM dan uang perjalanan yahehehe...).

Sayang sekali, semakin hari stok foto semakin tidak menarik. Harus hunting foto lagi untuk menjaga stok. Mulailah jadi hobi traveling. Demi tetap bisa traveling sambil hunting foto, saya selalu cuti setahun 2 kali bersamaan dengan liburan anak-anak.

Saya menjalani sebagai PNS dan hobi traveling untuk hunting foto cuma bertahan beberapa tahun saja. Kembali ke rasa bosan. Padahal, saya mendapatkan uang juga dari traveling.

Saya mendapatkan uang dari menulis artikel dan masih kirim-kirim foto. Blog saya semakin hari semakin ramai pengunjung, yang otomatis penghasilan saya meningkat. Di situlah saya menjalankan komersialisasi hobi.

Jadi beragam pekerjaan yang pernah saya jalani, pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang menghasilkan uang.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah meninggalkan komentar dan semua komentar akan muncul setelah dimoderasi.

Loading...